KEBUTUHAN ZAT GIZI AYAM KAMPUNG
ASLI
I.
Produktivitas
Produktivitas ayam kampung asli sangat rendah bila dibandingkan dengan ayam ras, baik pertumbuhan maupun produksi telurnya. Keadaan ini
antara lain disebabkan oleh
·
Faktor
genetis.
·
Kwalitas
GPS
·
Kwalitas
DOC
·
Cara
pemeliharaan.
·
Pemberian
pakan yang belum memadai.
II. Kebutuhan Gizi Ayam Kampung
Asli
Zat gizi yang dibutuhkan ayam kampung asli yaitu
·
Protein
·
Vitamin
·
Energi
(Karbohidrat dan lemak)
·
Mineral
dan
·
Air
Faktor yang mempengaruhi kebutuhan nutrisi, diantaranya
·
Jenis ternak
·
Umur unggas
·
Lingkungan, terutama cuaca
·
Tingkat produksi
|
Zat Gizi Yang Diperlukan
|
Umur (Minggu )
|
||
|
0-12
|
12-22
|
>22
|
|
|
Energi metabolisme (kkal)
|
2600
|
2400
|
2400 - 2600
|
|
Kalsium (%)
|
0,9
|
1,0
|
3,4
|
|
Pospor (%)
|
0,45
|
0,45
|
0,34
|
|
Protein (%)
|
14 -17
|
14
|
14
|
|
Metionin (%)
|
0,37
|
0,21
|
0,22 - 0,30
|
|
Lisin (%)
|
0,87
|
0,45
|
0,68
|
III. RAGAM BAHAN PAKAN AYAM KAMPUNG ASLI
Memberi pakan ayam kampung asli sebaiknya dipilih dari bahan-bahan yang mudah didapat,
murah harganya dan nilai gizinya memadai.
A. Bahan Pakan Nabati
Bahan
pakan nabati adalah bahan pakan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Bahan pakan nabati ini umumnya
mempunyai serat kasar tinggi, misalnya dedak dan daun-daunan yang suka dimakan oleh
ayam kampung asli.
Disamping
itu bahan pakan nabati banyak pula yang mempunyai kandungan protein tinggi seperti bungkil kelapa.
bungkil kedele dan bahan pakan asal kacang-kacangan. Dan tentu saja kaya akan energi seperti
jagung.
1.
Dedak halus
Pada saat
musim panen, dedak mudah diperoleh dan murah harganya. Dedak sebagai bahan pakan
ternak luas penggunaannya, dapat digunakan sebagai bahan pakan berbagai jenis dan
tipe ternak.
Dedak
halus dibedakan antara dedak halus pabrik dan dedak halus kampung. Dedak halus kampung mengandung lebih
banyak serat kasar dibandingkan dedak halus pabrik, serta kandungan proteinnya hanya 10,1
%, sedangkan dedak halus pabrik mengandung protein 13,6%. Sedangkan kandungan
lemaknya tinggi, sekitar 13%, demikian juga serat kasarnya kurang lebih 12%. Oleh karena
itu penggunaan dedak halus dalam pakan ayam kampung asli sebaiknya tidak melebihi
45%.
Bila
beras yang sudah putih digiling kembali, maka akan didapatkan limbah berupa bekatul dengan kandungan
proteinnya 10,8%, ini dapat juga digunakan sebagai bahan pakan ayam kampung asli
2. Jagung
Jagung
sebagai pakan ayam kampung asli sudah sejak lama digunakan. Jagung mengandung protein agak rendah
(sekitar 9,4%), tetapi kandungan energi metabolismenya tinggi (3430 kkal/kg). Oleh karena itu
jagung merupakan sumber energi yang baik. Kandungan serat kasarnya rendah (sekitar 2%), sehingga
memungkinkan jagung
dapat digunakan dalam tingkat yang lebih tinggi. Jagung kuning mengandung pigmen karoten yang disebut
"xanthophyl". Pigmen ini memberi warna kuning telur yang bagus dan daging yang menarik,
tidak pucat.
3. Bungkil Kelapa
Bungkil
kelapa merupakan limbah dari pembuatan minyak kelapa dapat digunakan sebagai pakan lemak. Indonesia
kaya akan pohon kelapa dan banyak mendirikan pabrik minyak goreng, sehingga
bungkil kelapa banyak tersedia kandungan protein cukup tinggi sekitar 21,6% dan energi
metabolis sekitar 1540 - 1745 Kkal/Kg. Tetapi bungkil kelapa ini miskin akan Cysine dan Histidin
serta kandungan lemaknya tinggi sekitar 15%. Oleh karena itu penggunaan dalam
menyusun ransum tidak melebihi 20%, sedang kekurangan Cysine dan Histidin dapat
dipenuhi dari tepung itu atau Cysine buatan pabrik.
Secara umum bungkil kelapa
berwarna coklat, ada coklat tua ada coklat muda (coklat terang) sebaiknya dipilih bungkil kelapa yang berwarna
coklat muda atau coklat terang inilah
yang kita pilih.
Bungkil Kelapa mudah dirusak
oleh jamur dan mudah tengik, sehingga harus hati-hati dalam menyimpannya.
4.
Singkong / Ketela
Pohon
Parutan singkong mentah dapat
dijadikan bahan pakan pokok ayam kampung asli yang dipelihara secara intensif. Singkong dapat diberikan
dalam bentuk mentah (segar) ataupun setelah
melalui pengolahan misalnya gaplek atau aci. Penggunaan tepung gaplek dalam ransum tidak lebih dari 40%. Dalam bentuk mentah,
singkong sebaiknya digunakan dalam tempo
24 jam setelah masa panennya. Lebih dari tempo itu maka nilai gizinya akan menurun (rusak). Selain umbinya, daun singkong
juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ayam kampung asli, baik dalam bentuk tepung ataupun dalam bentuk
segar (sebagai hijauan). Tepung daun
singkong ini dapat menggantikan kacang hijau dan kedelai sampai jumlah 8%.
5. Bungkil kedelai.
Kacang
kedelai mentah tidak dianjurkan untuk dipergunakan sebagai pakan ayam karena
kacang kedelai mentah mengandung beberapa trypsin, yang tidak tahan terhadap panas, karena itu sebaiknya
kacang kedelai diolah lebih dahulu.
Bungkil
kedelai merupakan limbah pembuatan minyak kedelai, mempunyai kandungan protein ± 42,7% dengan
kandungan energi metabolisme sekitar 2240 Kkal/Kg, kandungan serat kasar rendah,
sekitar 6%. Tetapi kandungan methionisne rendah. Penggunaan bungkil kedelai dalam ransum ayam
dianjurkan tidak melebihi 40%, sedang kekurangan methionisme dapat dipenuhi demi tepung ikan
atau methionisme buatan pabrik.
6. Daun lamtoro.
Pemberian
daun lamtoro mesti hati-hati karena daun lamtoro mengandung alkoloid yang beracun dengan nama
mimosin. Pemberian tepung daun lamtoro dalam jumlah yang banyak akan mengakibatkan ayam
berhenti bertelur. Karena itu, kendatipun kandungan protein daun lamtoro cukup tinggi
(22,30%), dalam penggunaannya dianjurkan tidak melebihi dari 5% dalam pakan ayam.
7. Daun turi.
Tepung
daun turi sudah biasa dipergunakan dalam pakan ayam. Daun turi yang berbunga merah mengandung kadar
protein sekitar 31,68%, sedangkan daun turi yang berbunga putih mengandung kadar protein 40,62%.
B.
Bahan Pakan
Hewani.
Bahan
pakan hewani yang biasa digunakan adalah :
·
tepung
ikan,
·
tepung
tulang,
·
tepung
udang dan
·
tepung
kerang.
Beberapa
bahan pakan hewan yang
lain adalah
·
cacing,
·
serangga,
·
ulat
dll.
·
Bekicot
·
Dll
Bahan-bahan
pakan ini ditemukan ayam yang dipelihara secara intensif, cacing, serangga dan lain-lain tidak
diberikan. Tetapi bekicot yang banyak didapat di musim hujan, sudah mulai diternakkan, merupakan
bahan pakan alternatif
yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan protein pada ransum ayam
1.
Tepung Ikan.
Tepung ikan merupakan bahan
pakan yang sangat terkenal sebagai sumber protein yang tinggi. Tetapi perlu diketahui bahwa kandungan gizi
tepung ikan ini berbeda, sesuai dengan
jenis ikannya.
Disamping jenis ikan, proses
pengeringan ikan juga mempengaruhi kualitas tepung ikan tersebut. Ada beberapa
macam proses pengeringan, yaitu pengeringan matahari, pengeringan vacum, pengeringan dengan uap panas dan
pengeringan dengan pijar api sesaat.
Pengeringan matahari merupakan proses termudah dan termurah, tetapi juga rendah kadar proteinnya. Tepung ikan lokal yang
bersumber dari sisa industri ikan kalengan
atau limbah tangkapan nelayan dan hanya dijemur dengan panas matahari mempunyai
kandungan protein kasar hanya 51-55%.
Selain sebagai sumber protein
dengan asam amino yang baik, tepung ikan juga merupakan sumber mineral dan vitamin. Dengan kandungan
gizi yang sangat baik ini maka
tak heran bila harganyapun mahal. Oleh karena itu, untuk menekan harga ransum, pengguna tepung ikan dibatasi dibawah 8%.
Di Indonesia, tepung ikan ada
beberapa macam baik produk lokal maupun import dengan kualitas yang beragam.
Dengan kondisi ini peternak disarankan membeli tepung ikan dari penjual yang
terpercaya dan sudah biasa menjual tepung ikan yang baik.
Komposisi nutrisi tepung ikan alami dari beberapa jenis
ikan
|
Nutrisi
|
Jenis Ikan
|
|||||
|
Herring
|
Menhaden
|
Merah
|
Sardine
|
Tuna
|
Putih
|
|
|
Protein kasar
|
70,0
|
60,0
|
57,0
|
6,5
|
62,0
|
63,0
|
|
Serat
|
1,0
|
1,0
|
1,0
|
1,0
|
1,0
|
1,0
|
|
Abu
|
12,0
|
0,0
|
26,0
|
19,0
|
20,0
|
22,0
|
|
Calcium
|
3,0
|
5,0
|
7,7
|
4,5
|
4,0
|
62,0
|
|
Phospor
Methionine
|
2,0
2,0 |
3,0
1,8 |
3,8
1,7 |
2,4
2,0 |
2,5
1,7 |
3,5
1,7 |
|
Tryptophan
|
0,9
|
0,7
|
0,6
|
0,5
|
0,7
|
0,6
|
|
Lysine
|
6,3
|
5,3
|
6,5'
|
5,9
|
5,2
|
11 4,3
|
2. Tepung Udang
Tepung
udang berasal dari limbah industri udang, sehingga kualitas gizinya tergantung dari bagian yang ikut tergiling.
Apabila bagian kepala dan
kaki ikut tergiling tentu kualitasnya lebih baik daripada hanya kulit udangnya saja. Kandungan
protein tepung udang berkisar antara 43 - 47%.
Tepung
udang merupakan bahan pakan alternatif sebagai sumber protein, karena tidak semua tempat tepung udang ini
dapat diperoleh.
3. Tepung Tulang
Tepung
tulang digunakan sebagai sumber mineral. Tepung tulang umumnya mengandung Calcium antara 24 -
25% dan Phospor antara 12-15%. Karena sifatnya sebagai pelengkap, pemakaian tepung tulang
hanya sedikit.
4. Tepung Kerang
Tepung
kerang merupakan sumber Calcium, karena mengandung Calcium hampir 36%. Dengan berkembangnya
mineral dan vitamin buatan pabrik, bahan pakan alami sudah banyak ditinggalkan.
Tetapi apabila harganya murah dan kesediaannya terjamin, peternak dapat memanfaatkan
tepung kerang ini sebagai sumber Calcium untuk ransum ayam kampung aslinya.
5. Bekicot
Bekicot
merupakan bahan pakan yang murah sekali karena kita dapat dengan mudah memperolehnya disekitar
lingkungan hidup dan mudah pula membudidayakannya. Hampir 95% dari tubuh bekicot
dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ayam, yang terbuang hanyalah kotoran dan
lendirnya.
Cara
memanfaatkannya adalah sebagai berikut :
Ø 60 gr bekicot dipuasakan selama 2
hari agar kotorannya habis
Ø Daging bekicot dicuci kemudian
masukkan ke dalam air mendidih selama 10 menit (sampai masak).
Ø Daging bekicot dapat diberikan
sebagai pakan ayam, baik dalam bentuk basah (segar), kering ataupun, dalam bentuk
tepung, dengan kandungan protein untuk masing-masingnya adalah sebagai berikut :
v Dalam bentuk basah (segar) 54,29%
v Dalam bentuk kering 64,13 %
v Dalam bentuk tepung 24,80%
Meskipun
kandungan protein tepung bekicot tinggi, tetapi pemakaiannya tidak boleh melebihi 10%.
Cangkang
bekicot dapat digunakan sebagai pakan tambahan menggantikan tepung kapur dan grit.
C.
Bahan Pakan Pelengkap/Suplemen.
Bahan
pakan pelengkap ini merupakan bahan buatan pabrik dan diproduksi untuk
melengkapi zat-zat gizi yang biasanya kurang banyak atau kurang lengkap
dikandung oleh bahan
pakan alami
Ø
Vitamin, merupakan zat gizi yang berfungsi untuk pembentukan tulang,
pertumbuhan serta
memberikan
daya tahan tubuh terhadap penyakit atau infeksi.
Ø
Mineral, merupakan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang
tidak banyak tetapi
sangat
penting untuk pembentukan alat-alat tubuh antara lain untuk pembentukan tulang
(Ca dan P). darah (zat besi/Fe)
dan kerabang telur (Ca dan P).
Ø
Lysine dan Methionine
Seperti diketahui dalam formula
ransum ayam kampung asli, 90% disusun dari bahan pakan nabati yang umumnya
tidak mengandung Asam Amino yang imbang. Biasanya bahan pakan nabati ini miskin
akan Lysine dan Methionine. Biasanva kekurangan Asam Amino ini dapat diatasi
dengan penggunaan tepung ikan pada formula ransum.
Karena harganya mahal penggunaan
tepung ikan ini terbatas. sehingga untuk mengatasi kekurangan Asam Amino ini
digunakan Lysine dan Methionine buatan pabrik.
Lysine dan Methionine merupakan
Asam Amino esensial yang dibutuhkan oleh ternak. Dewasa ini kedua Asam Amino
sudah diproduksi dan dikemas sebagai produk siap pakai oleh pabrik.
Ø
Probiotik, adalah koloni kecil bibit mikroba yang berasal dari lambung
sapi, yang dikemas dalam
campuran
tanah, akar rumput dan daun-daunan atau ranting yang dibusukkan.
Mikroba-mikroba tersebut berfungsi
sebagai penghuni protein, serat kasar dan nitrogen fiksasi non simbiotik.
Dengan menambahkan probiotik tersebut dalam ransum ayam, maka ransum yang
digunakan menjadi lebih efisien dan kadar amonia lebih rendah sehingga bau
menyengat yang biasanya kita cium disekitar kandang menjadi berkurang karena
sifatnya sebagai pengurai.
IV. TEKNIK MENYUSUN RANSUM DAN PEMBERIANNYA.
Ada
beberapa metode yang dapat digunakan untuk menyusun ransum ayam kampung asli yaitu :
a.
metode coba-coba,
b.
metode persamaan simulat,
c.
metode matriks dan
d.
metode persamaan linear (Software Formulasi Pakan Unggas).
Macam-macam
metode tersebut pada prinsipnya sama, hanya teknis penghitungannya yang berbeda.
Persamaan
linear yang banyak digunakan dalam program komputer tentunya lebih mudah dan cepat dalam menyusun
ransum. Dengan metode ini banyak pilihan bahan pakan yang dapat digunakan dalam
menyusun ransum sehingga akan didapat kombinasi bahan pakan yang mudah diperoleh di
sekitar tempt tinggal peternak, sesuai kebutuhan gizinya dan harga yang termurah.
Yang
banyak digunakan orang untuk menyusun ransum ayam kampung asli adalah metode
coba-coba. Cara ini relatif mudah bila bahan pakan yang digunakan tidak banyak
jenisnya, tetapi
pertimbangan harga minimum sulit dilakukan.
LESTARI CIDAHU FARM
& POULTRY
lestari.cidahu@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar